Search This Blog

Panduan ganti domain; (custom domain)

Loncat ke form komentar

Tulisan yang berhubungan dengan Panduan ganti domain; (custom domain) ...

Custom domain atau merubah sebuah domain dari sub domain ke top level domain, kadang justru berakibat di bannednya sebuah blog oleh search engine. Kok bisa?

Ini kisah nyata yang saya alami.

Seperti yang saya tulis pada Tentang Blog ini bahwa blog ini pada awalnya saya publish pada sub domain sawasanganam.blogspot.com. Sudah terindex dengan manis oleh beberapa search engine.Dan bahkan sempat menikmati hadiah dari google dengan PR 2. (Sila baca ulang di Optimasi yang suksek atau google yang salah )

Beberapa minggu setelah dapet hadiah dari google tersebut, saya custom domain ke Dot co dot CC. (sila baca ulang di Dot CO dot CC). Sukses dengan custom domain pun saya daftarkan ke search engine. Ringkas cerita terindex dengan manis oleh search engine.

Nah karena menurut saya banyak sekali kekurangan ber domain dot co dot cc (baca ulang di Resiko Domain Dot Co Dot CC) maka saya pun putuskan untuk menyewa domain top level sawasanganam.com. Dan kembali di daftarkan ke search engine. Hampir dua minggu blog ini lum juga ke index search engine. Itulah kenapa saya bercerita tentang Pertarungan dimulai lagi. Akir kisah... sawasanganam.com di banned oleh search engine google, weblog.com, technorati.com, dan masih banyak yang lain.

Sawasanganam.com di bilang blog spam. Dengan dasar.. terdapat banyak URL berbeda dengan content yang sama. Jadi, saya hanya dapat menyampaikan jika anda bermaksud custom domain;
    1. Jangan terburu2. Pertimbangkan dulu plus minusnya ber custom domain.

    2. Pesanlah domain jauh hari sebelum anda meng-implementasikan ke blog anda.

    3. Domain yang udah anda pesan tadi, jangan langsung anda redirect ke blog anda tetapi lebih bijaksana anda setting terlebih dahulu DNS nya. Karena biasanya setting DNS butuh waktu lumayan panjang. (bisa 12 s/d 48 jam)

    4. Jangan pernah gonta ganti alamat URL atau Domain. (kecuali anda siap menerima resiko seperti kisah saya tersebut).

    5. Jika anda sudah yakin Domain baru anda sudah aktif (minimal tunggulah 3 hari dari anda setting DNS-nya) Silahkan anda implementasikan ke blog anda.

    6. Tunggu beberapa hari, untuk mendaftarkan domain baru anda ke search engine lagi, masukkan sitemaps, dan edit URL blog anda pada beberapa situs directory yang pernah anda ikuti. Karena pada dasarnya, blogspot tetap akan meredirect URL lama anda menuju URL domain baru anda.

    7. Perbanyak Blogwalking untuk mengangkat traffic. Karena URL baru, berarti alamat baru, yang perlu disosialisakan lagi.

    8. Mintalah kepada kawan2 blogger lain (yang udah pasang link URL lama blog anda) untuk menggantinya dengan URL dengan domain baru anda. Karena dengan backlink dari blog lain, akan mempercepat proses peng-index-an oleh search engine.
Saya berharap, kawan2 yang bermaksud custom domain nggak ngalamin nasib seperti sawasanganam.com ini.

Tulisan ini bersifat bebas diRepublish untuk kepentingan Non Komersil. Dan saya sangat menghargai jika anda sudi memberikan tautan ke http://www.sawasanganam.com/ dengan anchor texts sawasanganam.com


12 Respon Pembaca:

Anonymous said...

ceritaku sewaktu custom domain juga hampir mirip sama yang dialami si Om..blog ku juga dulu yang masih pake embel-embel blogspot dapet PR 2, alexa nya dah 1 jutaan..begitu beralih jadi dot.com,PR nya langsung 0,sementara alexa nya terjun bebas ke 8 jutaan..bener banget tuh Om,kalo kita custom domain,artinya kita pun harus berjuang lagi dari awal :)

Anonymous said...

wah, thx infonya ya, jadi mesti hati - hati dan b ersabar kalo gitu ya ..

Kristina Dian Safitry said...

penggalaman yang sangat berharga sekali. dan turut berduka dengan pembannetan itu. semangat yuk semangat. kesalahan katanya sebuah pengalaman yang sangat berharga. dan penggalaman merupakan guru yang terbaik. bukankah begitu?

Cebong Ipiet said...

saya keknya ttp pake blogspot pak
alasannya, kalo ntar saya mati, blog saya ndak ikut mati ehehehehe meninggalkan jejak

kalo pun pake doamin dot com, untuk tujuan yg laen

emg kalo gnti doamin, harus sabar, sosialisasi lagi, semangad

Anonymous said...

sama nasibnya dengan saya hehehehehe...

Anonymous said...

iya tuh saya juga dulu kayak gitu banyak blogwalking pasca setting domain.

sawa (tukang sapu radio) said...

@ Nenad Mohamed: Ternyata Gengsi itu mahal ya?
@ adinata: Betul om, jangan terlalu mudah terbujuk artikel kawan.
@ Kristina Dian Safitry: Bekatul dimakan tokek, Itu betul alis correct.
@ Cebong Ipiet: He... he... he... panjang kali mikirnya. Mangkanya..... (nggak saya lanjutin dah .....
@ albri: Itulah bos, ngapa kita lum brani ikutan kontes2-an. Minimal nunggu 2 bulan lagi dah. Itupun kalo lum keburu di deleted ama google.
@ Taktiku: Sukurlah jika kawan benyak belajar dari pengalaman. Minimal untuk meykinkan diri tentang suatu kebenaran Versi kita, minimal.

Anonymous said...

wah om kayaknya saya harus mikir lagi neh tentang menyewa domain sendiri, akhir kata saya harus akan setia sehidup dan dia mati dengan blogspot :)

Andreas said...

Wah, sya msti hti2 neh gnti URL, hhaha.. Eh, tker link yk!

deady rizky said...

saya masih belum nangkep nih
kenapa pas itu blog ini di banned yah?

Anonymous said...

Mau tanya mas, kl pindah hosting kan repot harus backup database dan juga ganti name server pada domain sesuai hosting yg baru.

Bagaimana kl hanya mau pindah domain tapi hosting tetap sama? Apakah prosedurnya tidak serepot pindah hosting? Apakah hanya mengganti name server saja dan situs dapat langsung berjalan?

Mohon pencerahannya. Saya menggunakan WordPress self-hosted. Terima kasih sebelumnya.

Muslihun Al-lampani said...

Ane juga pengen Pake Domain Name Lho.......

Kembali ke awal Komentar | Kembali ke awal Post

Post a Comment